Translate

Wednesday, 6 May 2015

i'm writing, again...

aku menulis kembali, well, i don't care if no one will read this but i just need to write! duh i want to talk soo badly! that's why i'm here.
mungkin aku terkena semacam sindrom entah apa itu namanya yang membuat orang selalu merasa ingin berbicara dan get too bouncy. AND people don't like this. i don't like seeing someone get too fussy my self, either.. BUT i can't help it! :(
aku menulis ini karena saat ini aku sangat ingin bicara (ini H-5 UTS btw ._. ). dan mungkin jadi semacam pengobatan alternatif kalau2 memang aku ada kelainan psikologis. setiap kali sendirian aku merasa tercekik (sorry alay) karena tidak bisa ngomong. well, aku bisa ngomong, hanya saja tidak ada yang bisa kuajak ngobrol. jadi, terkadang aku berbicara dengan orang-orang ciptanku sendiri *diam, Wolly! aku sedang mengetik..* oh ya aku baru saja menamai salah satunya Wolly. kupikir itu keren. dia sering mengajakku bernyanyi dan sepertinya dia menyukai suaraku. satunya lagi.. *kau ingin kupanggil apa?* Jamie. sebenarnya aku tidak suka dengan namanya. terlalu keren. tapi dia memaksaku. jadi, Jamie ini sangat usil, dia sering menanyaiku kenapa aku sendirian? karena kamarku hanya kusewa untuk satu orang, brainless. lalu dia tertawa mengejek. yah, setidaknya dia ada agar aku bisa bicara. *senang kau, Jamie? aku baru saja menyebut namamu di blog*
sisanya adalah kecoa-kecoa yang sometimes berlarian menyeberangi lantai kamar sebelum aku menyemprot mereka dengan aerosol dan berteriak menyuruh mereka untuk mati. atau meneriaki angin kencang yang meniup hujan deras menyusup dari bawah pintu dan membanjiri kamarku dan menyuruh mereka bertiup ke arah lain (yang satu ini pernah membuatku sampai menangis gara-gara aku harus mengelap lantai berkali-kali).
hahaha, mungkin yang membaca saat ini mengira aku sudah gila *diam, Jamie!*. aku hanya tidak tahan untuk tidak berbicara saat ini. andai saja ada orang sungguhan yang bukan khayalan seperti Wolly dan Jamie *kalian memang khayalan. jangan protes* yang berbicara lebih banyak atau bertingkah lebih agresif dariku, dia bisa membuatku diam. benar-benar diam dan cantik. hanya saja, kejadian seperti itu jarang terjadi.
okay, that's it. aku akan menulis lagi jika sindromku ini belum sembuh.

with love,
Ary, Wolly, Jamie

2 comments:

  1. Arya, are you alright? Sepertinya kau demam. Sepertinya loh ya. BTW jadi pengen kenalan sama Wolly & Jamie.

    ReplyDelete
    Replies
    1. i'm super alright. Wolly dan Jamie bakal post juga kok ;)

      Delete